Pengertian Perilaku Konsumen

Swastha dan Handoko (2010) mendefinisikan bahwa perilaku konsumen sebagai tindakan yang secara langsung terlibat dalam usaha memperoleh dan menggunakan barang dan jasa ekonomi termasuk kegiatan pengambilan keputusan. Sedangkan konsumen dapat dibedakan menjadi dua yaitu individu dan konsumen industri. Konsumen individu atau konsumen akhir adalah individu-individu yang melakukan pembelian untuk memenuhi kebutuhan pribadi atau konsumen rumah tangga, sedangkan konsumen bisnis adalah sekelompok individu yang melakukan pembelian atas nama dan untuk digunakan Lembaga. Dari definisi di atas bahwa perilaku konsumen merupakan suatu tindakan individu dan industri dalam usahanya untuk memperoleh barang dan jasa dalam kegiatan pengambilan keputusan tersebut.

Menurut Engel et al (2010) Perilaku konsumen merupakan tindakan yang langsung terlibat dalam mendapatkan, mengkonsumsi, dan menghabiskan produk barang dan jasa, termasuk proses yang mendahului dan menyusul dari tindakan ini.

Dari model tersebut dapat diketahui bahwa keputusan perilaku konsumen yang diambil oleh konsumen dipengaruhi oleh faktor-faktor pribadi konsumen dan faktor lingkungan.

Dari definisi di atas dapat di ambil kesimpulan bahwa perilaku konsumen adalah perilaku konsumen dimaknai sebagai proses yang dilalui oleh seseorang dalam mencari, membeli, menggunakan, mengevaluasi, dan bertindak pasca konsumsi produk, jasa maupun ide yang diharapkan bisa memenuhi kebutuhannya. Itulah sebabnya perilaku konsumen perlu dipelajari.

Daftar Pustaka

Swastha, B. dan H.Handoko.2010.Manajemen Pemasaran. Analisis Perilaku Konsumen . BPPFE.Yogjakarta.

Engel, J.F., B. Roger., dan P. Miniard. 2010. Perilaku konsumen.Alih Bahasa Budiyanto.Binarupa Aksara.Jakarta.