Dimensi Motivasi

Operasional Variabel motivasi dengan mengembangkan teori kebutuhan dari Abraham Maslow (1970) dalam Edison et. al (2016:184) mempunyai dimensi sebagai berikut :

Dimensi Kebutuhan fisiologis.

Indikator-indikator dimensi kebutuhan fisiologis yaitu

  • Tingkat kebutuhan hidup yang diterima karyawan.
  • Tingkat terpenuhinya kebutuhan karyawan untuk pendidikan anak-anaknya.

Dimensi Kebutuhan rasa aman.

Indikator-indikator dimensi kebutuhan rasa aman yaitu

  • Tingkat penerimaan perasaan yang menyenangkan dari karyawan terhadap pemimpinnya.
  • Tingkat penerimaan perasaan yang menyenangkan terhadap rekan kerja.
  • Tingkat kenyamanan suasana dan lingkungan kerja.

Dimensi Kebutuhan untuk disukai.

Indikator-indikator dimensi kebutuhan untuk disukai yaitu :

  • Tingkat perhatian pemimpin terhadap pekerjaan karyawan
  • Tingkat perhatian pemimpin secara personal tentang persoalan pribadi yang dihadapi karyawan.
  • Tingkat persamaan dimata pemimpinnya.

Kebutuhan harga diri.

Indikator-indikator dimensi kebutuhan harga diri yaitu :

  • Tingkat perlakuan dan kesopanan pemimpin terhadap karyawan
  • Tingkat penghargaan atau perhatian pemimpin terhadap prestasi yang didapatkan oleh guru.

Kebutuhan pengembangan diri.

Indikator-indikator- dimensi kebutuhan pengembangan diri yaitu :

  • Tingkat dukungan pemimpin untuk pengembangan diri karyawan.
  • Memfasilitasi karyawan dalam pengembangan diri.

Berdasarkan pada pemaparan teori motivasi di atas, motivasi merupakan kekuatan dan dorongan yang ada pada diri seseorang atau individu untuk bekerja dan bertindak dalam memnuhi kebutuhan-kebutuhan yang diinginkan guna mengejar pencapaian tujuan yang mereka harapkan. Penulis melakukan pembatasn aspek-aspek kinerja yang digunakan dalam penelitian yaitu teori Abraham Maslow (Edison et.al, 2016:176) yaitu Kebutuhan Fisiologis, kebutuhan rasa aman, kebutuhan untuk disukai, kebutuhan harga diri, dan kebutuhan pengembangan diri