Definisi Cyberbullying

Menurut Smith et al. (dalam Chadwick, 2014) mendefinisikan cyberbullying sebagai tindakan agresif dan disengaja yang dilakukan oleh individu atau kelompok secara berulang kali menggunakan alat elektronik. Belsey (dalam Cetin dkk, 2011) mengatakan cyberbullying sebagai penggunaan teknologi informasi dan komunikasi yang kasar yang dilakukan oleh individu atau kelompok untuk mengancam orang lain.

Menurut Nicola (2014) cyberbullying merupakan setiap bentuk bullying yang dilakukan secara online atau menggunakan telepon selular, dengan kata lain tidak berhadapan langsung. Yang termasuk cyberbullying yaitu, mengirim SMS dan pesan mesum; melakakukan kekerasan di media sosial; menyebarkan kebohongan di blog, media sosial, atau website; membuat blog atau website yang mengandung kebencian yang ditujukan kepada target atau seakan-akan ditulis oleh target (fake account); memposting dan menyebarkan foto (biasanya yang berbau seks).

Dari definisi di atas, peneliti dapat menyimpulkan bahwa cyberbullying adalah bentuk bullying yang dilakukan melalui media elektronik yang berisi hal menghina, mengancam, menfitnah, mempermalukan, atau mengucilkan orang lain yang berupa pesan singkat, gambar atau video dalam sebuah chat room, atau melalui jejaring sosial.

Daftar Pustaka

Chadwick, Sharlene. (2014). Impacts of Cyberbullying, Building Social and Emotional Resilience in Schools. Australia: Springer.

Cetin, B., Yaman, E., & Peker, A. (2011). Cybervictim and Bullying Scale: A Study of Validity and Reliability. Journal Computers & Education, 57

Morgan, Nicola. (2014). Panduan Mengatasi Stres Bagi Remaja. Tangerang Selatan: Gemilang.